Komisi V DPRD Banten, Program LDII Pendidikan 29 Karakter Sangat Tepat

Serang (4/1) – DPW LDII Banten bersilaturahmi ke kediaman H. Muhsinin dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Provinsi Banten, menggelar obrolan santai di Ruang tamu. Kegiatan ini dihadiri oleh ketua DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito; Bendahara DPD LDII Kota Serang, TB. Abdullah Komar; Biro PKD DPW LDII Banten, Choirul Hadi serta para kepala sekolah SMP dan SMA Baitul Ulum Al Musawwa, perangkat sekolah BUAM, dan pengurus DPW.
Dalam kesempatan tersebut, Muhsinin, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Karya Ulama (SATKAR) Banten, Anggota Dewan Pertimbangan (WATIM) MUI Provinsi Banten, Pembina Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) dan anggota Komisi V DPRD Banten, mengapresiasi kedatangan rombongan DPW LDII Banten. “Sebagai pejabat, saya mempunyai tanggung jawab untuk mendengarkan, memahami, dan memperjuangkan masyarakat, kami akan mengkomunikasikan kebutuhan masyarakat kepada instansi terkait agar dapat difasilitasi dengan baik,” ujarnya.
Komisi V DPRD Banten menyambut baik kunjungan tersebut, ia menjelaskan bahwa DPRD memiliki tiga tugas pokok yakni membuat peraturan daerah provinsi, menyusun anggaran, dan pengawasan anggaran itu sendiri sudah dijelaskan.

“anggota DPRD saat duduk di ruang paripurna, dimana tempat sidang merupakan ruang tertinggi untuk memutuskan semua hal dari tiga tugas fungsi DPRD. Salah satunya mengesahkan peraturan daerah yang sudah melalui tahapan-tahapan sebelumnya lalu di bawa ke ruang sidang paripurna,” jelasnya.
Kyai Muhsinin mengapresiasi LDII sebagai ormas mampu membuat program karakter yang selalu di sampaikan ke pada warganya dan di praktekan masuk kedalam kurikulum sekolah dan pondak naungan LDII. “saya sudah lama mengenal tau persis programnya, maka dari itu nanti kita akan jadwalkan berkunjung ke sekolah-sekolah naungan LDII,” pungkasnya.
Character building SDM Jadi Prioritas, Salah satu isu utama yang disampaikan dalam resolusi ini adalah percepatan character building sumber daya manusia. Ketua DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito menjelaskan bahwa sumber daya manusia saat ini perlu di bentuk sedini mungkin. “Kegiatan masyarakat yang ada saat ini sangat banyak di penuhi oleh pemuda di semua lini. Character building sangat perlu maka dari itu LDII akan siap bersinergi dengan pemerintah dengan menerapkan 29 Karakter Luhur, untuk menghindari aktivitas negatif yang selama ini terjadi,” jelasnya.
Selain itu, LDII Banten juga menyampaikan terkait pembangunan karakter luhur di sekolah yang bernaung dibawah LDII. Mereka berharap agar program 29 Karakter Luhur dapat di implementasikan demi kesejahteraan masyarakat.

LDII Banten Siap Bersinergi dalam forum tersebut, Brin Hariman, kepala sekolah SMP dan SMA Baitul Ulum Al Musawwa, menyatakan kesiapannya untuk mendukung program 29 Karakter Luhur dengan bersinergi bersama pemangku kebijakan. “Kami dari LDII Banten siap bersinergi dengan forkopimda dan legislatif dalam mewujudkan 29 Karakter Luhur untuk kemajuan dan sejahtera masyarakat. Sinergi ini sangat penting agar pembangunan SDM yang dilakukan dapat berkelanjutan dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Membangun Peradaban Berbasis Kesejahteraan dan Akhlakul Karimah dalam konteks keagamaan, acara ini juga mencerminkan pentingnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial, sebagaimana diajarkan dalam Islam. Prinsip fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) menjadi dorongan bagi semua pihak untuk bersinergi membangun wilayah dengan kebermanfaatan yang luas.
Tidak ada komentar